Alur cerita naruto episode 626

by harifain on 11:32 AM, 09-Apr-13



Alur Cerita Naruto 626
Sebelumnya : Naruto Chapter 625
"Apa yang kau maksud dengan mimpi
yang sesungguhnya!? Bukanlah
mimpimu adalah menciptakan desa ini
bersama?" ucap Hashirama. Kemudian
Madara menjawab, "Kau tak bisa
melihatnya. Apa yang ada di balik
mimpi ini..." Madara mengaktifkan
Eternal Mangekyou Sharingannya.
Sejenak Hashirama, masih bingung dan
kemudian berkata, "Kalau begitu, apa
mimpimu yang sebenarnya. Kalau itu
ada hubungannya dengan desa ini, aku
butuh bantuanmu untuk bisa
mencapainya. Tentu saja, sebagai
senior, dan juga... sebagai teman."
Naruto Chapter 626 - Hashirama dan
Madara 2
Teks Version by www.Beelzeta.com
Baca online versi komik di sini
"Tak ada hubungannya, dan kau tak
akan pernah bisa mengerti!!" ucap
Madara. "Percuma juga kalau kau ingin
mengejarku. Kau tahu sendiri kan, tak
ada yang bisa berdiri di belakangku!!"
Setelahnya Madara meninggalkan desa,
meninggalkan tempat yang telah mereka
capai dan bangun bersama. Di sisi lain,
dunia mulai meniru sistem desa
Konoha. Mengumpulkan klan shinobi
untuk dijadikan aliansi, suatu desa.
Mimpi Hashirama dan Madara dulu
telah menjadi kenyataan. Anak-anak
shinobi tak perlu bertarung lagi, hanya
bermain dan belajar. Mereka bisa hidup
lama, cukup sampai bisa merasakan
bagaimana rasa alkohol.
Sementara itu, Madara malah seolah
ingin menghancurkannya dan terus
mencoba untuk menyerang Konoha. Tak
mau membiarkannya begitu saja, tentu
saja Hashirama terus melawan. Dan
kemudian, terjadilah pertarungan hebat
antara mereka. Ya, pertarungan saat itu
akhirnya berlanjut.
"Choujou Kebutsu!!!" Hashirama
menyerang dengan ribuan pukulan
patung kayu raksasanya. Madara
membalas dengan tembakkan
bijuudama yang juga bertubi-tubi.
Hingga pada satu titik, serangan
Hashirama berhasil melepas lapisan
Susano'o di tubuh kyuubi.
Kayu raksasa Hashirama lalu
mencengkram tubuh Kyuubi, kemudian,
"Kakuan Nitten Suishu!!!"
Kyuubi berhasil dijinakan, namun
Madara masih tetap liar. Dengan mata
Eternal Mangekyou Sharingannya,
pertarungan terus berlanjut.
Sampai di bagian-bagian akhir, mereka
akan melakukan serangan terakhir. "Kali
ini, kau tak akan bisa mencapai sisi
lain." ucap Madara. Mereka berdua
melaju saling berhadap-hadapan, saling
tebas, dan secara mengejutkan
Hashirama terjatuh. Madara masih
berdiri.
"Akulah yang masih berdiri, berbeda
dari yang waktu itu." ucap Madara.
"Ukh... Aku akan tetap melindungi
mimpi yang akhirnya bisa kita capai.
Aku tak akan menyerah." ucap
Hashirama.
"Kelihatannya kau sedikit prustasi,
Hashirama. Kelihatannya kali ini kau tak
akan bisa mengalahkanku." ucap
Madara.
Hashirama teringat akan masa lalunya,
masa kanak-kanaknya, saat pertama
mengenal Madara sampai akhirnya
desa berhasil dibangun. Dan secara
mengejutkan, Hashirama sudah berada
di belakang Madara dan menusuknya
dari belakang.
Ternyata, Hashirama yang jatuh tadi
hanyalah bunshin kayu. "Bunshin
kayu... Bagaimana mungkin kau...
menyerangku dari belakang?"
"Apapun yang terjadi, aku akan
melindungi desaku. Aku tetap percaya
kalau melindungi desa adalah cara
terbaik untuk melindungi orang-orang,
melindungi shinobi, anak-anak...
Siapapun yang mencoba
menghancurkannya, tak peduli dia
temanku, saudara, atau bahkan anakku,
aku tak akan memaafkannya." ucap
Hashirama.
"Kau sudah berubah, Hashirama." ucap
Madara.
"Tapi, kau salah kalau menganggap ini
adalah akhir..." perlahan kesadaran
Madara mulai hilang, namun ia terus
berbicara. "Suatu hari nanti... akan ada
kegelapan, yang menyelimuti desa."
Madara akhirnya tak sadarkan diri, dan
Hashirama yakin kalau dia sudah mati.
Demi desa, Hashirama memutuskan
untuk membunuh temannya sendiri.
Sejak saat itu pertarungan antara
merekapun berakhir.
Berakhirnya pertarungan mereka
bersamaan dengan berakhirnya
flashback...
"Aku tak tahu kalau Madara akan bisa
hidup kembali." ucap Hashirama, "Tapi
aku sangat yakin aku sudah membunuh
temanku sendiri demi desa. Demi
kepentingan desa, desa Konoha..."
"Desa yang sebenarnya aku dan
Madara inginkan adalah sesuatu yang
bisa menghubungkan hubungan antara
klan. Hal penting yang bisa mengubah
kekacauan dan mengaturnya. Sesuatu
untuk melindungi anak-anak dan
menghindari perselisihan. Tempat yang
diatur oleh perdamaian..."
Para Hokage, juga Sasuke dkk tampak
masih terus mendengar cerita
Hahsirama dengan seksama.
"Akan tetapi, perlahan itu malah
berubah menjadi kegelapan yang harus
kakakmu, Itachi tanggung." ucap
Hashirama. "Mungkin apa yang Madara
katakan itu benar. Mungkin dia mampu
memprediksi apa yang akan terjadi.
Akulah shinobi yang telah menciptakan
situasi ini. Dan akulah yang berpikir
kalau ini akan baik-baik saja. Aku
berpikir kalau shinobi akan tetap
bertahan demi mencapai tujuan
mereka... Tapi bergantung cara yang
mereka tempuh, ternyata shinobi bisa
berubah, seperti Madara dan aku."
Baca online versi komik di sini
Bersambung ke Naruto Chapter 627

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

No comments yet. Why not make the first one!

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(You can use BBCode)

Security:
Enable Images